Bojonegoro,16 September 2026, Dalam Upaya mendorong meningkatkan produktifitas
para pemuda tani melenial di kabupaten bojonegoro, DKPP ( Dinas Ketahanan
Pangan dan Pertanian ) Kerjasama dengan P4S ( Pusat Pelatihan Pertanian dan
Perdesaan Swadaya ) Unggul Desa Trembes Kecamatan Malo, menggelar pelatihan
Tematik Pembibitan tanaman buah.
20 petani melenial dari tujuh kecamatan di antaranya kecamatan Malo,
Kalitidu, Trucuk, Kapas, Balen, sukosewu dan Ngraho. mengikuti pelatihan di kebun Agro Unggul Fram Desa Semlaran Kecamatan Malo. Dari 20 peserta tersebut telah mengikuti pelatihan Tematik dengan sangat antusias dari pemahaman materi dan Pratikum cara menyetek,sambung pucuk dan cangkok yang dipragakan langsung oleh instruktur P4S Agro Utama Mandiri.
Agung Hary Handoko,SE.MM, Kepala Bidang SDM dan Pembiayaan mengatakan, bahwa
tujuan dari pelatihan tematik tersebut dengan tujuan Untuk pemberdayaan P4S,
sebagai lembaga Pusat pelatihan pertanian dan perdesaan swadaya yang selama ini sebagai mitra pemerintah dalam
pelaksanaan pelatihan pertanian.
“ Dengan dilaksanakannya kegiatan Tematik Pertanian ini di lima lokasi
P4S para peserta petani melenial dapat menyerap dan menerapkanan berbagai ilmu
pertanian dari intruktur yang berkompeten di bidang pertanian” ungkap Kabid.
ditempat yang sama, Ketua P4S Unggul, Syaifudin,
mengatakan’ kegiatan semacam ini sangatlah penting bagi para peserta petani
melenial agar petani melenial dapat membuka inspirasi dari hal yang baru.
Dalam sesi praktik, para peserta dipandu langsung oleh ahli agronomi dari
P4S Agro Utama Mandiri Kediri, Tarwa Mustopa, mempraktikan bersama peserta
untuk melakukan teknik stek, sambung/drafting dan cangkok pada tanaman buah.
Metode ini terbukti mampu mempercepat tubuhnya akar dan menuaian pucuk
daun serta memperpendek masa tunggu produktivitas tanaman, sehingga petani bisa
mendapatkan keuntungan ekonomi dalam waktu yang relatif lebih singkat.
Pelatihan yang berlangsung secara interaktif ini diharapkan tidak hanya
meningkatkan keterampilan teknis para petani melenial, tetapi juga mampu
menciptakan sentra bibit tanaman buah unggulan di wilayah tersebut guna
menopang ketahanan pangan berbasis lokal secara berkelanjutan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar