Rakerda P4S Kabupaten Lamongan yang di tempatkan di Pendopo balai Desa Maduran Kecamatan Maduran Kabupaten Lamongan, kamis 11 februari 2026.
Berdasarkan
amanat pengurus forum komunikasi pusat pelatihan pertanian dan pedesaan swadaya
jawa timur, dari hasil raker di jombang, bahwa keberlanjutan P4S di berbagai
kabupaten sebagai tanggung jawab FK P4S Kabupaten masing-masing.
Ketua FK P4S
Kabupaten Lamongan, Bambang Supriyanto, menuturkan bahwa di tahun 2026 sebagai
evaluasi keberadaan P4S serta merencanakan program kerja tahunan yang berada di
kabupaten lamongan, dan berharap agar para pengelola P4S semakin meningkatkan
kemampuan dan kompetensinya serta merencanakan penumbuhan P4S baru.
Di tempat
yang sama, Kepala DKPP ( Dinas Ketahanan pangan Pertanian ) setempat, Dr.Mugito
, M.M menghimbau kepada petugas
pertanian lapangan (PPL) untuk segera menjaring kelompok-kelompok petani di
daerah tugasnya masing-masing yang sudah layak dan kompeten sesuai kreteria P4S
untuk penumbuhan baru.
Untuk menjadi Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya, (P4S) syarat utamanya harus mempunyai usaha di bidang pangan, pertanian dan peternakan sesuai kompetensinya masing-masing yang di atur dalam Peraturan Kementrian Pertanian nomor 33 tahun 2016 Ungkap, Tarwa Mustopa. SP.,M.Agr Ketua FK P4S Jatim, saat menyampaikan sambutannya.
Di Kabupaten
Lamongan ada 10 P4S yang sudah berjalan sejak tahun 2023, sesuai amanat
oraganisasi yang dinyatakan hidup dan tumbuh kembang, forum Komunikasi P4S
Lamongan merancang kegiatan program kerja tahunan. Di tahun 2026 ada empat program kerja yang sangat mendesak yang harus dilaksanakan oleh pengurus FK
Kabupaten berupa Penertiban dan
pendisiplinan perlengkapan Lembaga, perencanaan panitia triwulan FK P4S Jatim
bulan Juni 2026. Pelaksanaan Tri Wulan FK P4S Kabupaten Lamongan diagendakan di
bulan April 2026 di P4S Mujika Lestari, dan Penumbuhan lima P4S baru di tahun
2026.







