FORUM KOMUNIKASI P4S KABUPATEN BOJONEGORO JAWA TIMUR TAHUN 2025

Kamis, 11 Juni 2026

Tiga KWT di Kecamatan Trucuk Mendapatkan Pelatihan Olahan Hasil Pertanian

 

fk p4s bojonegoro

Makanan olahan dari hasil pertanian sangat penting karena dapat memperpanjang masa simpan produk, meningkatkan nilai ekonomi, serta mempermudah distribusi pangan ke berbagai wilayah. Tanpa adanya proses pengolahan, banyak hasil panen segar yang akan cepat membusuk dan terbuang sia-sia, terutama saat terjadi panen raya.

Terobosan yang sangat bagus yang di lakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bojonegoro lewat Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian, Memberdayakan para petani dengan pelatihan olahan pangan dari hasil pertanian dan Perkebunan seperti olahan singkong menjadi renginang dengan rasa khass bojonegoro.

Dengan sestem ini petani akan mendapatkan tambahan ekonomini dari bahan -bahan hasil pertanian mereka sendiri dengan inovasi cara mengolah bahan tersebut menjadi produk yang berkualitas dan berdaya saing kuat di pasar.

Hal tersebut, DKPP mengandeng P4S (Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya) “ Gading “yang berkompeten di bidang olahan hasil pertanian untuk memberi pelatihan kepada tiga kelompok KWT (Kelompok Tani Wanita) yang berada di Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro.

KWT tersebut di antara lain adalah KWT Desa Guyangan, Padang dan Mori yang di hadiri 45 peserta dari ketiga kelompok.

Kepala BPK (Bidang Ketahanan Pangan), Ridwan  Mahmud SP.M.MA. mengatakan bahwa di adakan pelatihan tersebut untuk memanfaatkan potensi pertanian yang sangat melimpah dan memberikan ilmu ketrampilan bagi peserta pelatihan untuk di tindak lanjuti di desanya masing masing.

Sementara itu Narasumber dari P4S Gading, Kristianingsih, telah mempragakan Bersama cara memproses bahan singkong mentah menjadi sebuah produk yang sangat menarik dan bernilau jual tinggi di pasaran yakni mejadi Renginang Singkong.

Pelatan ini di laksanakan oleh DKPP pada hari rabu 10 juni 2026 d, bertempat di balai desa Guyangan Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.


Rabu, 10 Juni 2026

DKPP Provinsi Jatin Adakan Pelatihan dan Sekolah Lapang Budidaya Kelengkeng

 

fk p4s bojonegoro

Budidaya kelengkeng memang menjadi salah satu agribisnis yang patut untuk dikembangkan. Buah kelengkeng menjadi komoditas buah yang memiliki harga jual bagus dan sangat prospektif jika para petani Perkebunan mengembangkan agribisnis yang satu ini.

Seperti yang di laksanakan oleh DKPP ( Dinas Ketahanan Pangan Pertanian) Provinsi jawa timur dengan sasaran dua poktan desa Tlogorejo Kecamatan Kepohbaru Kabupaten Bojonegoro.

Dua Kelompok Tani tersebut adalah Kelompok tani Wanita Tlogorejo Lestari dan Poktan Sumber Makmur dari 20 orang tersebut di lating cara membudidaya tanaman kelengkeng yang di tempatkan di kebun P4S Mina Agro Tlogorejo.

Pelaksanaan pelatihan berlangsung selama satu hari full pada hari jumat 22 mei 2026, Pelatihan ini adalah tindak lanjut dari DKPP Provinsi jawa timur program bantuan bibit kelengkeng untuk kelompok tani tahun 2025.

Dengan Mendatangkan narasumber ownernya P4S Agro Utama Mandiri Kediri, Tarwa Mustopa, dengan di adakanya pelatihan budidaya tanaman kelengkeng hapanya petani yang mendapatkan bantuan bibit dapat merawat tanaman dengan baik dan benar sehingga tanaman tersebut tetap sehat dan berbuah.

Sementara itu Kepala Bidang Horti DKPP Provinsi jawa timur, Puji Sp.mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya P4S Mina Agro Tlogorejo sebagai tempat pelatihan dan P4S Agro Utama Mandiri yang telah memberikan ilmunya untuk kedua kelompok tani bojonegoro.

Tiga KWT di Kecamatan Trucuk Mendapatkan Pelatihan Olahan Hasil Pertanian

  Makanan olahan dari hasil pertanian sangat penting karena dapat memperpanjang masa simpan produk, meningkatkan nilai ekonomi, serta memper...