Kamis, 22 Januari 2026
IWAPI Bojonegoro dilatih Budidaya Anggur di P4S Mina Agro Tlogorejo
Senin, 29 Desember 2025
Rapat Evaluasi Program Kerja KTNA Bojonegoro 2025,
Pertemuan rutin KTNA Kabupaten Bojonegoro dan Rapat Evaluasi
Akhir Tahun 2025. Rapat Evaluasi KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan) Kabupaten
Bojonegoro ditempatkan di secretariat P4S Gading Desa Ngraseh, Kecamatan Dander
Jawa Timur. 30 desember 2025 di pengujung akhir tahun, pengurus KTNA melakukan
pertemuan dan evaluasi proker ( program kerja ) yang melibatkan Dinas Ketahan
pangan DKPP Bojonegoro yang di hadiri oleh Kabid (
kepala bidang) SDM sumberdaya manusia petani,
Zaenul Ma’arif.
Dalam rangka mengevaluasi tentang program kerja KTNA ada 10
program yang telah dilaksanakan pengurus diantaranya :
1. 1. Pemilihan ketua bidang
2. 2. Reorganisasi Pengurus KTNA Kecamatan
3. 3. Pertemuan Rutin KTNA Bojonegoro
4. 4. Mimbar Saresehan KTNA Bojonegoro
5. 5. Rembuk Utama Nasional
6. 6. Siaran sharing petani melalui media
7. 7. Pendataan Petani Melenial
8. 8. Pendataan Kelompok tani Wanita
9. 9. Peningkatan kapasitas kelompok tani Wanita
10. 10. Studi tiru ke desa pangan
Dari 10
program kerja yang telah dilaksanakan oleh pengurus KTNA di tahun 2025, ada dua
proker yang belum terlaksanakan karena kendala biaya adalah proker, mimbar
saresehan dan study tiru di desa pangan.
Evaluasi
akhir tahun KTNA di hadiri 16 orang pengurus
se-kabupaten bojonegoro, DKPP mengharapkan kedepan organisasi ini lebih banyak
berinovasi tentang pertanian untuk bidang pangan, agar KTNA bojonegoro kedepan mampu membentuk
karakter petani Tangguh menjadi contoh inovasi pada petani yang lain.
Kamis, 11 Desember 2025
Ketua FK P4S Jatim Tekankan Fasilitas Kelembagaan dan SDM Pengelola Segera Dipenuhi
Dalam Rangka Silaturahim dan Tahlill Bersama di 1000 harinya
almarhum” Ismail Fahmi” yang digelar
keluarga besar di Jalan Dokter Soetomo, Dusun Serning,Desa Banjaragung,
Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang Jawa Timur, kamis malam 11 desember 2025.
Pengurus Forum Komunikasi, Pusat Pelatihan Pertanian dan
Pedesaan Swadaya Provinsi Jatim, sebanyak 16 orang pengurus dari FK P4S Kabupaten
Jombang, Nganjuk, Kediri, Tulungagung, Bojonegoro dan Pasuruan ikut serta
mendoakan almarhumah di kediamanya.
Se-usai Doa Bersama ( Tahlill) di tempat berbeda, ‘ Sumrambah
‘ Kakak Ipar Almarhum, menemui para pengurus FK P4S Jatim untuk berdiskusi
sejenak, membahas tentang kegiatan P4S serta program yang telah dijalankan oleh
Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya di jawa timur sejauh mana.
Sebelumnya FK P4S Jatim yang di ketuai oleh Beliau ‘ Syaikhu’
dari P4S Buana Lestari dari Kabupaten Nganjuk dan penasehat Lembaga Almarhumah,
dan saat ini FK P4S Jatim di Nakodai oleh, Tarwa Mustopa, dari P4S Agro Utama
Mandiri, Kabupaten Kediri, Sumrambah’ menyarankan P4S Jatim harus mampu
menunjukan perkembanganpeningkatan ekonomi bisnis dan kesiapan lembaga sebagai
tempat pusat pelatihan pertanian dan pedesaan swadaya yang profesional sesuai
ketentuan persyaratan dan perizinan sesuai hukum yang telah ditetapkan oleh Kementrian
Pertanian.
Seketika itu, Ketua FK P4S Jatim ’ Tarwa Mustopa ‘ untuk mempersiapkan profesionalitas
lembaga pusat pelatihan pertanian, beliau menekankan seluruh P4S Jawa Timur
segera melengkapi fasilitas - fasilitas,kelembagaan dan SDM (sumberdaya
manusia) yang bersertifikasi serta kompetensi bagi para pengelola P4S.
Sabtu, 29 November 2025
DKPP Bojonegoro Berangkatkan 15 Peserta Diklat Metodologi Penyuluh Pertanian di BBPP Ketindan
DKPP (Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian )Bojonegoro telah
mengupayakan peningkatan SDM (Suberdaya Manusia ) bagi pengelola P4S Se-Bojonegoro
untuk melaksanakan Diklat Metodologi Penyuluh Pertanian yang di laksanakan di BBPP
(Balai Besar Pelatihan Pertanian) Ketindan, Jawa Timur.
Sebanyak 15 orang pengelola P4S Se-Bojonegoro untuk mengikuti
Diklat Metodologi Penyuluhan Pertanian sejak tanggal 26 nopember sampai 3
Desember 2025 di BBPP Ketindan.
Peserta digembleng dan dilatih selama 10 hari dengan pelatihan
pengembangan P4S di Era Revolusi Industri,dengan pelatihan Penyususnan
Kurikulum Pembelajaran, pelatihan ketrampilan dasar komunikasi pembelajaran, pelatihan
penerapan pembelajaran orang dewasa, pelatihan monitoring dan evaluasi
pembelajaran, pelatihan pembuatan media pembelajaran, pelatihan presentasi
Micro Teaching dan yang terahir sertifikasi ujikopetensi.
Achmad Addianto, SE salah satu pengelola P4S Mina Agro Tlogorejo,mengatakan
sangat senang sekali adanya pelatihan sertifikasi ujikompetensi Metodologi yang
diadakan DKPP Bojonegoro untuk meningkatkan SDM Pengelola P4S menjadi Intruktur professional.
“ Saya sangat senang sekali dengan adanya pelatihan ini,
agar kami menjadi pusat pelatihan pertanian dan pedesaan swadaya yang
berkompeten di bidangnya “ ucapnya, saat usai pembekalan dari gedung Mahkota dewa BBPP “ Saya berharap, Semoga ada diklat ujikompetensi
yang lainkedepanya” imbuhnya.
Pengurus FK P4S Kabupaten Bojonegoro mengucapkan terima
kasih atas fasilitas yang telah diberikan kepada pengelola P4S Se-Bojonegoro,
terutama atas kepedulianya DKPP dalam meningkatkan kapasitas SDM pengelola P4S
di Bojonegoro.
P4S BumiAji Batu Tempat Relasi Peserta Diklat Metodologi Penyuluh Pertanian
Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya P4S BumiAji
Sejahtera , yang beralamat di Jl. Dewi Mutmainah 4 Dusun Banaran,Bumiaji,Kec.Bumiaji
Kota Batu, Jawa Timur. P4S yang mempunyai komuditi terbesar jambu Kristal di Batu tersebut sebagai tempat relasi bagi para peserta Diklat Metodologi Penyuluh Pertanian yang dilaksanakan oleh BBPP Ketindan.
Dengan konsep Sejahtera Bersama, Rahmad hardiyanto,ST, ia adalah seorang agropreneur yang memimpin P4S
tersebut, dan juga merupakan pendiri PT Kreasi Tani Bumiaji memperjuangkan
kemakmuran bersama para petani sekitar.
Kesuksesan mengonsep beberapa produk yang telah dihasilkan pusat
pelatihan pertanian dan pedesaan swadaya BumiAji dengan program andalanya
seperti : program pelatihan bagi petani anak yatim gratis, Kemitraan
pembenihan, kemitraan petani jambu Kristal, Inovasi On Farm dan smart farming
membuat P4S BumiAji menjadi terpopular di jawa timur.
Dengan straegi bisnis pemasaran hasil Perkebunan dan
olahanya, P4S BumiAji mengedepankan profesionalisme menggunakan Standarisasi,
penjamin konsumen dengan tenaga yang berkompeten tersertifikasi serta perlengkapan
perizinan yang sesuai dengan peraturan dan perundangan yang telah ditetapkan
oleh pemerintah.
Dari sinilah P4S Bumiaji Sejahtera menjadi tempat relasi Balai Besar Pelatihan Pertanian BBPP Ketindan untuk di kunjungi sebagai tempat edukasi,
sharing, curah pendapat sesama P4S di Indonesia.
Ada 15 peserta Diklat Metodologi Penyuluh Pertanian yang di berangkat oleh DKPP (Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian)
Kabupaten Bojonegoro untuk mengikuti kegiatan dihari ketiga Micro Teaching di P4S
BumiAji Sejatera Batu.
Diklat yang direncanakan 10 hari di Balai Besar Pelatihan Pertanian Ketindan dengan harapan setiap pengelola P4S Bojonegoro mampu meningkatkan Sumberdaya Manusianya untuk menjalankan pelatihan - pelatihan yang berkompeten sehingga menghasilkan SDM petani yang
Kamis, 16 Oktober 2025
Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus KTNA Kecamatan Se-Kabupaten Bojonegoro
Pelantikan Dan Pengkuhan Pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan Se-kecamatan Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur dilaksanakan di Gedung Pertemuan DKPP ( Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian ) Masa Bakti Tahun 2025- 2030.
Sebanyak 56 peserta pelantikan terdiri dari ketua dan sekretaris
KTNA Kecamatan Se-Kabupaten Bojonegoro, kamis 16 oktober 2025 secara resmi dan sah telah
di lantik dan di kukuhkan oleh pengurus KTNA Daerah dan disaksikan Pengurus KTNA
Provinsi Jawa Timur.
Dalam pelaksanaan upacara pelantikan, peserta mengikuti prosesi dengan hikmah penuh rasa tanggung jawab atas tugas yang akan diberikan sebagai
pengurus Kontak Tani Nelayan Andalan diwilayah kecamatan masing-masing, sebagai
Entrepreneurnya para petani di wilayah kecamatan pengurus KTNA diharapkan mampu mengedukasi petani dengan kreatif dan inovasi untuk dengan tujuan meningkatkan produktifitas pertanian.
Ketua KTNA Provinsi Jawa Timur, Sumrambah, memberkan bahwa kondisi saat ini di sektor pertanian di Indonesia, Regenerasi pemuda tani masih sangat minim peminatnya, surfai nyata petani yang usianya dibawah 40 tahun hanya 30% dari jumlah total keseluruhan petani di
Indonesia.
Sejak tahun 1971 KTNA lahir di Indonesia, para petani masih di
dominasi oleh lulusan Pendidikan Sekolah Dasar ( SD), dengan adanya KTNA
diharapkan ada transformasi tehnologi pertanian agar perkembangan dan peningkatan produktifitas pertanian baik sumberdaya manusia petani maupun
tehnologi pertanian dan pengolahan hasil pertanian menjadi swasembada pangan serta Agro Industri di Kabupaten Bojonegoro.
Dengan Ketrampilan, kemampuan serta modal yang terbatas,
produktifitas pertanian tetap bisa ada peningkatan melalui inovasi kegiatan -kegiatan penyuluhan serta demplot-demplotnya KTNA sebagai contoh diwilayah-wilayah, pesan DKPP yang
diwakili Kabid SDM dan pembiayaan, Zaenul Muarif.
Kegiatan pelantikan dan pengukuhan yang dilaksanakan KTNA Bojonegoro adalah
murni gagasan dari pengurus daerah dan difasilitasi oleh DKPP Kabupaten
Bojonegoro, sebagai bentuk tanggung jawab Dinas mendampingi dan membinaan para petani.
Selasa, 14 Oktober 2025
Tantangan Besar DKPP Bojonegoro Menuju Agro Industri Pertanian 2045
Tantangan
Besar DKPP Bojonegoro Menuju Agro Industri Pertanian 2045, Cita-cita besar
program Ketahanan Pangan Nasional di Daerah Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur,menjadi
tolok ukur Dinas Ketahanan Pangan
Pertanian di acara FGD ( Focus Group discussion ) yang di gelar di gedung
Creatif Room lt, 6 Gedung Pemerintahan Kabupaten Bojonegoro, Selasa, 14 Oktober
2025.
Untuk
mewujudkan Agro Industri Pertanian Bojonegoro, di butuhkan sebuah kolaborasi, sinergi dan intergrasi lintas OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan
keterlibatan kelompok -kelompok tani, Perempuan, pemuda,Masyarakat adat dalam
membangung sektor pertanian.
Fenomina
yang terjadi sekarang di dunia pertanian, masih kurang diminati oleh para pemuda,
Ketimpangan kepemilikan dan penguasaan lahan masih ada, Akses modal dan pasar
masih sangat terbatas, Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian Kontekstual secara
Kultural maka hal tersebut juga menjadi bagian lambatnya menuju Agro Industri
Pertanian Bojonegoro.
“ Bojonegoro saat ini sedangan mengalami tantangan besar di dalam dunia sektor pertanian, Salah satunya adalah Regenerasi Petani dan rata-rata di bojonegoro petaninya masih petani gurem “ Kata Kepala DKPP, Zaenal Fanani, S,Pi.MP, saat memberikan Pembukaan FGD.
FGD yang
dilakukan oleh DKPP menghadirkan narasumber dari PSKK ( Pusat Study
Kependudukan dan Kebijakan ), UGM yang focus pada penelitihan dan pengembangan
isu isu pertanian. sebagai tim penyusun ‘
Toufan Alam, Setaf Pengajar Pertanian UGM, diberikan mandat untuk membuat Masterplan
Pembangunan Pertanian Kabupaten Bojonegoro 2025 – 2045.
Dari hasil
FGD tersebut sebagai dasar penyususnan
Masterplan dengan tujuan,1. Mengidentifikasi Potensi, risiko,dan tantangan
wilayah per sektor perwilaya. 2. Menyusun
strategi Pembangunan komoditas unggulan dan keberlanjutan dan inklusif. 3.
Merumuskan Rekomendasi kebijakan dan rencana aksi teknokratik perkomoditas. 4. Memperkuat
singkronisasi lintas OPD dalam mendukung agenda kedaulatan pangan daerah.
Forum
Komunikasi Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (FKP4S) adalah salah
satu peserta Focus Group Discussion memberikan masukan terkait dengan minimnya
regenerasi pemuda tani juga menjadi perhatian kusus bagi pemerintah terkait
dengan sosial ekonomi akses Permodalan dan Jaringan Pemasaran menjadikan sebab
engganya pemuda menjadi petani.
Outdoor Learning, 30 Anak RA Raudhatul Athfal Di P4S mina Agro Tlogorejo
Belajar di luar ruangan ( outdoor learning ) yang di laksanakan oleh sekolah Raudhatul Athfal ( RA ) Miftahul Falah Kepohbaru, Kegiatan t...
-
DKPP (Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian) Kabupaten Bojonegoro mewakili provinsi Jawa Timur maju dalam kontingen Rembug Utama KTNA ( K...
-
Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Djoyo Tani di Kabupaten Bojonegoro kembali menjadi perhatian dunia. Kali ini, sebanyak ...
-
Pembekalan Pengurus Forum Komunikasi Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya jawa timur, FKP4S menegaskan bahwa komitmen bersama ...

.jpeg)




.jpeg)